Ketika hati berkata iya maka tidak mungkin mulut berkata tidak. Seperti katamu padaku “ Hati itu tak bisa dibohongi, jangan menyakiti perasaanmu sendiri. Katakan apa yang ingin dikatakan hatimu. Hidup adalah pilihan dan kamu sudah pasti akan semakin tua. Tapi untuk menjadi dewasa adalah pilihan. Umurmu sudah 16 tahun La, dan tiga bulan lagi akan 17 tahun. Aku harap kamu bisa menerima keputusanku ini. Bukan maksudku untuk meninggalkanmu dengan begitu saja. Tapi aku mohon mengertilah dan terima keputusanku ini. Berfikir positif dan dewasa ya. Karna umurmu semakin bertambah tapi jika pikiranmu tidak dewasa sama saja. Menangislah jika kamu ingin menangis. Menangislah jika itu membuatmu tenang. Tapi ingat, kamu hanya boleh menangisi itu jika apa yang kamu tangisi memang pantas untuk ditangisi. Paham kan! “
Katamu pada suatu senja di sebuah tempat yang tak terlalu indah tapi bisa membuat kita betah berlama-lama duduk tempat itu. Menikmati semriwing angin sore dan suara aliran air sungai terpanjang di Pulau Jawa ini. Di bendungan yang sebenarnya tak terlalu n
... baca selengkapnya di Bianglala Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
-
Bianglala
Khayra's Stack
Its all about the song of the heart
Arsip
-
▼
2016
(52)
-
▼
Mei
(11)
- Malaikat Pun Menangis Ayah
- Gadis Tompel
- Ada Apa Tahun 2012?
- Bianglala
- Mental Block Terbesar dalam Hidup
- Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Ter...
- Wang Yung-ching, Sang Inspirator Kunci Sukses Berb...
- Dua Buah Ember
- Menulis Buku Best-Seller
- Memahami Penyakit Psikosomatis
- Membiasakan Hidup Bersih dan Disiplin
-
▼
Mei
(11)
Facebook Qyu
It's Me
- Khayra Khairina
- Q supel.......tapi kadang suka ngambek, Q juga Ndut...(bukan salah bunda mengandung kok..!)hehe, Q suka nulis, Q juga paling suka hang out bareng temen2....tapi yang paling Q suka...maen ma some-one Q...hihi.
Popular Posts
-
Aku iri kepada Siang. Ia tak pernah ingin menggenggam matahari. Tak pernah ingin meredupkannya.Siang pula yang membiarkan matahari b...
0 komentar: